TIMIKA, PAPUA TENGAH — Upaya penguatan integritas, akuntabilitas, dan tata kelola organisasi nirlaba di Kabupaten Mimika kini memasuki babak baru yang lebih modern. Menghadiri agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika di Grand Tembaga Hotel Timika, jajaran Yayasan Amungsa Cares Papua menyatakan komitmen penuh mendukung peluncuran sistem digitalisasi pelayanan ormas bertajuk “Menok Sidak Kanda”.
Platform daring inovatif ini dihadirkan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika guna mengintegrasikan seluruh tahapan administrasi organisasi kemasyarakatan, mulai dari pendaftaran legalitas lembaga, pelaporan berkala program kemanusiaan, validasi berkas, hingga fungsi monitoring dan pembinaan kelembagaan secara transparan.
Memangkas Birokrasi Manual Menuju Akuntabilitas Terbuka
Sekretaris Badan Kesbangpol Mimika, Amelda M. Rumayomi, memaparkan bahwa kehadiran aplikasi Menok Sidak Kanda merupakan jawaban atas kebutuhan efisiensi pelayanan publik. Jika sebelumnya pengurus ormas harus membawa tumpukan dokumen fisik ke kantor pemerintahan, kini seluruh kelengkapan perizinan dan laporan pertanggungjawaban dapat diunggah secara mandiri dalam format digital (PDF) dan diverifikasi secara terpadu oleh tim admin Kesbangpol.
“Sebagai lembaga yang bergerak aktif di bidang advokasi sosial, ketahanan pangan, dan perlindungan gizi anak, Yayasan Amungsa memandang digitalisasi ini sebagai lompatan positif. Kredibilitas sebuah yayasan dibangun atas dasar keterbukaan publik dan kepatuhan regulasi. Lewat aplikasi ini, masyarakat maupun pemangku kebijakan dapat melihat secara transparan rekam jejak kerja serta legalitas yayasan yang benar-benar mengabdi untuk masyarakat Papua,” ungkap perwakilan Yayasan Amungsa Cares Papua saat menghadiri forum bimtek.
Sinergi Ormas dan Pemerintah Membangun Mimika
Dalam sambutan resmi Bupati Mimika yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, ditekankan bahwa organisasi kemasyarakatan yang tertib administratif dan adaptif terhadap kecakapan teknologi merupakan mitra strategis utama pemerintah daerah. Kolaborasi yang solid antara ormas berintegritas dan pemerintah daerah dinilai mutlak untuk menjamin stabilitas sosial serta mempercepat capaian target-target pembangunan kemanusiaan di Tanah Amungsa.
Dengan terdaftarnya lebih dari 100 organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Mimika ke dalam sistem daring tersebut, Yayasan Amungsa optimis ekosistem kerja-kerja filantropi di Papua Tengah akan semakin profesional, terpercaya, dan berdaya jangkau luas.
Baca Juga
Saran postingan lainnya untuk Anda
Advokasi & KebijakanRefleksi Hari Sumpah Pemuda ke-98: Persatuan Jangan Hanya Jadi Slogan, Hadirkan Keadilan dan Pemerataan Nyata di Tanah Papua30 Okt 2026
Advokasi & KebijakanSinergi Amungsa — Nancy Raweyai: Dari Perempuan Papua, Tumbuh Harapan Perubahan22 Okt 2026
Advokasi & KebijakanSambangi Sekretariat Yayasan Amungsa Cares, Kesbangpol Mimika Lakukan Verifikasi Lapangan dan Terima Cenderamata Masker Komitmen Kesehatan14 Sep 2026
Advokasi & KebijakanSambangi DPRK, Amungsa Foundation dan UNICEF Dorong Perda Malaria di Mimika14 Sep 2026

Tinggalkan Balasan