MIMIKA, PAPUA TENGAH — Sentra budidaya air tawar di kawasan SP3, Distrik Kuala Kencana, menjadi saksi nyata bagaimana kemandirian pangan lokal dapat menjadi solusi ganda: menggerakkan roda ekonomi kelompok pembudidaya rakyat sekaligus menjawab krisis gagal tumbuh (stunting) pada anak balita di Bumi Amungsa.
Melalui pendampingan intensif Yayasan Amungsa Cares Papua dan kolaborasi aktif bersama mitra kepemudaan, para petani kolam berhasil memanen lele segar dengan hasil panen mencapai 90 kilogram. Seluruh hasil panen segar ini langsung dialokasikan untuk menyokong program intervensi gizi protein hewani bagi balita stunting binaan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.
Dari Kolam Warga ke Piring Anak Stunting
Ikan lele yang dibudidayakan menggunakan metode kolam terpal dan sistem sirkulasi air terpadu terbukti kaya akan asam lemak omega-3, protein hewani berkualitas, zat besi, dan fosfor. Asupan nutrisi mikro dan makro ini sangat krusial dalam menstimulasi regenerasi sel otak serta memacu pertumbuhan tinggi dan berat badan anak pada periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Ikan yang kita panen hari ini bukan sekadar komoditas dagang, tetapi adalah nutrisi penyembuh bagi masa depan anak-anak kita di kampung. Melalui sinergi erat bersama Dinas Kesehatan, hasil jerih payah para petani di kolam langsung mendarat di piring anak-anak balita yang membutuhkan perbaikan gizi nyata,” tegas Marlan Bisay, Pembina Yayasan Amungsa Cares Papua.
Tantangan Akses Pasar dan Kepastian Regulasi Daerah
Kendati hasil panen air tawar di Timika membuktikan potensi luar biasa, para petani lokal masih menghadapi tantangan berat berupa keterbatasan akses pasar komersial berkelanjutan serta tingginya biaya pakan ikan pabrikan yang didatangkan dari luar Papua.
Untuk itu, Yayasan Amungsa Cares terus menjembatani aspirasi petani ke Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat dan Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, mendorong lahirnya regulasi perlindungan produk pangan lokal agar program intervensi gizi daerah serta dapur katering industri wajib memprioritaskan hasil panen budidaya petani lokal Mimika.
Baca Juga
Saran postingan lainnya untuk Anda
Advokasi & KebijakanRefleksi Hari Sumpah Pemuda ke-98: Persatuan Jangan Hanya Jadi Slogan, Hadirkan Keadilan dan Pemerataan Nyata di Tanah Papua30 Okt 2026
Kesehatan & Gizi AnakSinergi Amungsa Cares Papua & PT Petrosea: Langkah Awal Membangun Kolaborasi Pembangunan Sosial di Mimika24 Okt 2026
Kesehatan & Gizi AnakSinergi Amungsa Cares Papua & PT Petrosea: Langkah Awal Membangun Kolaborasi Pembangunan Sosial di Mimika24 Okt 2026
Kesehatan & Gizi AnakSinergi Amungsa Cares Papua & PT Petrosea: Langkah Awal Membangun Kolaborasi Pembangunan Sosial di Mimika24 Okt 2026

Tinggalkan Balasan