TIMIKA, PAPUA TENGAH — Lonjakan paparan debu tebal bercampur partikel asap di tengah musim kemarau dan terik panas di Mimika memicu kekhawatiran meluasnya gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Merespons cepat ancaman kesehatan lingkungan ini, Yayasan Amungsa Foundation melalui divisi program Kasbunyi menginisiasi aksi lapangan pembagian masker medis secara cuma-cuma kepada pelajar dan masyarakat pengguna jalan di Timika, Senin (14/9/2026).
Aksi tanggap kesehatan ini menyasar simpul-simpul konsentrasi aktivitas publik yang paling rentan terpapar polutan, mulai dari lingkungan sekolah dasar hingga kawasan persimpangan lalu lintas padat kendaraan.
Menyasar Ruang Kelas dan Titik Lalu Lintas Utama
Sejak pagi hari, tim relawan Yayasan Amungsa menyambangi SD Amole di kawasan SP3, Distrik Kuala Kencana, untuk membagikan masker medis serta memberikan edukasi ringkas kepada para siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran pernapasan saat berada di luar ruangan. Aksi serupa kemudian berlanjut ke kompleks pendidikan Shining Star (SD dan SMP) di Jalan Baru.
Selain lingkungan pendidikan, relawan juga mendirikan posko pembagian bergerak di persimpangan lampu merah Jalan Cenderawasih guna membagikan perlengkapan perlindungan pernapasan kepada para pengendara roda dua, pejalan kaki, serta pedagang di pinggir jalan.
“Kondisi iklim saat ini cukup berat bagi kesehatan fisik masyarakat. Terik panas yang berkepanjangan membuat tanah sangat kering sehingga debu jalanan begitu mudah berterbangan, diperparah lagi dengan rembetan asap dari kebakaran vegetasi semak. Kami tergerak turun langsung bukan sekadar mendistribusikan selembar masker, melainkan membangun kesadaran kolektif bahwa perlindungan kesehatan anak-anak dan keluarga harus diutamakan sebelum timbul komplikasi pernapasan serius,” jelas Penanggung Jawab Program Kasbunyi Amungsa Foundation, Rahadian Risky Putra.
Himbauan Pencegahan dan Komitmen Kasbunyi
Rahadian menambahkan bahwa program Kasbunyi menaruh perhatian mendalam pada mitigasi risiko kesehatan harian masyarakat kelas pekerja dan pelajar. Yayasan Amungsa Foundation turut mengimbau para orang tua dan tenaga pendidik untuk mengurangi aktivitas luar ruangan bagi anak-anak bilamana kualitas udara memburuk, serta selalu membiasakan penggunaan masker saat berpergian.
Langkah taktis ini disambut hangat oleh para guru dan masyarakat Mimika yang mengapresiasi kepekaan sosial lembaga filantropi lokal dalam mengantisipasi dampak nyata perubahan cuaca ekstrem di Tanah Papua.
Dokumentasi Lengkap Aksi Lapangan Penyaluran 2.000 Masker (15 Foto)















Baca Juga
Saran postingan lainnya untuk Anda
Advokasi & KebijakanRefleksi Hari Sumpah Pemuda ke-98: Persatuan Jangan Hanya Jadi Slogan, Hadirkan Keadilan dan Pemerataan Nyata di Tanah Papua30 Okt 2026
Kesehatan & Gizi AnakSinergi Amungsa Cares Papua & PT Petrosea: Langkah Awal Membangun Kolaborasi Pembangunan Sosial di Mimika24 Okt 2026
Kesehatan & Gizi AnakSinergi Amungsa Cares Papua & PT Petrosea: Langkah Awal Membangun Kolaborasi Pembangunan Sosial di Mimika24 Okt 2026
Kesehatan & Gizi AnakSinergi Amungsa Cares Papua & PT Petrosea: Langkah Awal Membangun Kolaborasi Pembangunan Sosial di Mimika24 Okt 2026
Tinggalkan Balasan