TIMIKA, PAPUA TENGAH — Membangun Tanah Papua membutuhkan ketulusan hati, konsistensi langkah, serta jalinan kolaborasi yang kokoh dari seluruh elemen yang peduli. Dalam momentum Kunjungan Reses di Kabupaten Mimika, tokoh perempuan Papua Tengah, Nancy Natalia Raweyai, menyambangi Sekretariat Yayasan Amungsa Cares Papua di Timika pada 20 Oktober 2026 untuk berdialog langsung dan menyatukan komitmen kemanusiaan bersama jajaran pengurus yayasan.
Pertemuan Hati untuk Perubahan Nyata di Tanah Papua
Pertemuan hangat yang dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Ibu Enny Kenangalem bersama tim yayasan ini menjadi ruang strategis untuk menyuarakan persoalan mendasar masyarakat akar rumput: dari krisis kesehatan ISPA dan malaria, tantangan pendidikan anak-anak di pesisir dan pegunungan, hingga penguatan peran perempuan Papua dalam pembangunan daerah.
“Langkah kecil dengan cinta yang besar.”
— Nancy Natalia Raweyai
Bagi Yayasan Amungsa Cares Papua, ungkapan tersebut bersambut dengan nilai dasar perjuangan lembaga: “Orang yang punya niat baik akan tanah ini, suatu saat pasti akan dipertemukan dengan cara-Nya.” Kehadiran Nancy Natalia Raweyai di tengah keluarga besar Amungsa Foundation menegaskan bahwa cita-cita memajukan harkat dan martabat masyarakat Papua tidak dapat dipikul sendirian, melainkan harus digerakkan bersama oleh mereka yang memiliki kepedulian tulus dan nurani yang sama.
Fokus Aspirasi: Kesehatan Ibu-Anak, Pendidikan, dan Martabat Perempuan
Dalam sesi diskusi meja bundar yang berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan, Yayasan Amungsa memaparkan sejumlah program prioritas serta fakta lapangan yang sedang dihadapi masyarakat Mimika dan kawasan Papua Tengah:
- Darurat Kesehatan Pernapasan & Malaria: Menanggapi temuan data Dinkes terkini terkait 63.855 kasus ISPA serta 118.314 kasus positif malaria di Mimika, Yayasan Amungsa Cares Papua mendorong perluasan jangkauan program KAS BUNYI dan respons Klinik Bergerak hingga ke kampung-kampung terluar.
- Akses Pendidikan yang Merata: Memastikan implementasi blueprint kurikulum Mimika Mimpi Tanpa Batas mampu menjangkau anak-anak di klaster pesisir dan pegunungan yang masih minim fasilitas dan tenaga pendidik.
- Pemberdayaan Perempuan & Ketahanan Keluarga: Menguatkan perempuan Papua sebagai pilar utama ekonomi keluarga melalui pelatihan kemandirian pangan, kesehatan sanitasi, dan perlindungan sosial anak.
🗺️ Dari Ruang Kebijakan Menuju Kerja Nyata di Kampung
Nancy Natalia Raweyai mengapresiasi keberanian dan konsistensi Yayasan Amungsa Cares Papua yang konsisten menyajikan program kerja berbasis data riil lapangan dan legalitas hukum resmi Kemenkumham RI serta Akreditasi B Kemensos RI. Sinergi ini diharapkan mampu mengawal aspirasi daerah agar benar-benar bermuara pada kebijakan yang menyentuh masyarakat bawah.
Dokumentasi Kunjungan Reses di Sekretariat YACP
Berikut dokumentasi kebersamaan dan jalannya forum dialog kunjungan reses Nancy Natalia Raweyai bersama Ketua Pengurus Ibu Enny Kenangalem dan tim Yayasan Amungsa Cares Papua di Timika:




Selamat datang di keluarga besar Yayasan Amungsa Cares Papua, Ibu Nancy Natalia Raweyai. Dengan merawat ketulusan dan mempererat kemitraan, kita wujudkan harapan baru bagi masyarakat dan generasi masa depan Tanah Papua.
Baca Juga
Saran postingan lainnya untuk Anda
Advokasi & KebijakanRefleksi Hari Sumpah Pemuda ke-98: Persatuan Jangan Hanya Jadi Slogan, Hadirkan Keadilan dan Pemerataan Nyata di Tanah Papua30 Okt 2026
Aksi Kemanusiaan & MitraSinergi Amungsa Cares Papua & PT Petrosea: Langkah Awal Membangun Kolaborasi Pembangunan Sosial di Mimika23 Okt 2026
Aksi Kemanusiaan & MitraMimika Catat 118.314 Kasus Positif Malaria, YACP Dorong Peran Media melalui Program KAS BUNYI4 Okt 2026
Aksi Kemanusiaan & MitraData ISPA Kabupaten Mimika Tembus 63.855 Kasus: Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Perhatian Bersama2 Okt 2026

Tinggalkan Balasan